Mitos 2: Pria dari MARS Sedangkan Wanita dari VENUS

Mitos Pernikahan

Tidak, saya memang belum menonton satu pun dari dua film “Mars MET Venus” yang dibintangi oleh komika Ge Pamungkas, serta lawan mainnya Pamela Bowie.

Tetapi pemikiran tentang pria berasal dari Mars dan wanita dari Venus dipopulerkan oleh John Grey pada tahun 1990an. Buku “Men are from Mars and women are from Venus” begitu populer damitos pernikahann terjual lebih dari 50 juta kopi. (saya juga punya satu terjemahan bahasa Indonesia, bahkan membeli 1 varian lainnya yaitu “Mars and Venus in Dating”). Cover buku terjemahan Indonesianya kurang lebih seperti gambar di kanan ini (diambil dari Bukalapak).

Baca juga: Ini Moment yang Pas Bilang I Love You

Buku ini membahas tentang perbedaan pria dan wanita, di mana pria digambarkan sebagai orang Mars yang suka berkompetisi, suka memecahkan masalah dan pergi ke guanya sendiri waktu mendapatkan masalah. Sedangkan wanita berasal dari Venus yang suka bersosialisasi, ingin didengarkan dan mencari teman waktu mendapatkan masalah.

Mengapa “Mars dan Venus” Adalah Mitos?

Sayangnya kepopuleran dan kesuksesan buku ini tercoreng karena apa yang ditulis oleh John Gray tentang pria dan wanita tersebut tidak lebih dari sebuah efek Forer yang menjadi budaya populer masa itu.

Ada 2 hal pokok yang menjadi dasar mengapa teori ini merupakan mitos belaka:

  1. John Gray, Ph. D. kemudian diketahui mendapatkan gelar Dr.  nya dari penyelenggara pendidikan yang ilegal dan tidak melalui jalur doktorate yang resmi, bahkan tidak layak mendapatkan gelar Doktor. Ini artinya John Gray dituding sebagai bukan orang yang memiliki kompetensi yang cukup untuk menuliskan suatu teori mengenai relationship.
  2. John Gray tidak menulis buku tersebut berdasarkan penelitian yang memadai untuk mendukung tesisnya. Ini berarti apa yang ditulis oleh John hanyalah merupakan hasil pemikirannya sendiri yang masih perlu diuji kebenarannya.(sumber: 50 Great Myth of Popular Psychology, Scott O. Lilienfeld, Steven Jay Lynn, John Ruscio, Barry L. Beyerstein, 2009)

Bagaimana Perbedaan Pria dan Wanita Menurut Para Ahli?

Para Ph. D. dan Dr. yang beneran memberikan kritik bahwa buku Mars dan Venus tersebut terlalu membuat stereotipe tentang pria dan wanita. Walaupun pria dan wanita memang memiliki banyak perbedaan, namun perbedaan cara berpikir maupun komunikasi kita tidaklah signifikan (penelitian dari Hyde, juga penelitian dari Carothers dan Reiss)

Bahkan John Gottman (salah seorang profesor tulen yang lain) menemukan bahwa 70% pria maupun 70% wanita mempunyai faktor penentu kepuasan sex, romance dan passion yang sama, yaitu pada KUALITAS PERSAHABATAN.

Ilustrasi: freepik.com

Mitos lain yang serupa dengan mitos Mars dan Venus di atas adalah mitos yang mengatakan bahwa wanita berbicara 20.000 kata setiap hari sedangkan pria hanya 7.000 kata. Hal ini berasal dari tulisan Louann Brizendine dari University of California yang termuat dalam buku populer “The Female Brain”. Namun ia pun akhirnya mengakui bahwa klaim yang dibuatnya bukan berdasarkan penelitian yang valid.

Baca juga: Mengatasi Bibit-Bibit Selingkuh

Maka dilakukanlah penelitian gabungan dari University of Texas dan University of Arizona yang ternyata hasilnya adalah seorang wanita rata-rata mengatakan 16.215 kata sehari, sedangkan pria 15.669 kata. Hasilnya ternyata tidak terlalu jauh berbeda bukan?

 

 

Pria dan wanita memang berbeda, namun nampaknya kita berdua berasal dari planet yang sama, Bumi.

 

Kembali ke 5 Mitos Pernikahan yang Penting untuk Anda Ketahui.

 

 

The following two tabs change content below.

Deny Hen

Seorang Pembelajar Hidup, Professional Life Coach, dosen, dan penulis, yang berkesempatan mengecap pendidikan dari Dr. James Dobson School of Marriage & Family
Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Anda pun dapat bertanya kepada kami seputar masalah cinta/relasi/pasutri dan parenting! Isilah form berikut ini:

  1. Kami tidak akan pernah memberikan data pribadi Anda kepada pihak ketiga lain.
  2. Keputusan untuk menjawab atau tidak menjawab pertanyaan Anda sepenuhnya berada pada Pembelajar Hidup. Kami mengambil keputusan berdasarkan relevansi, kesesuaian pada misi kami serta pada kompetensi kami.
  3. Mengingat kesibukan kami, kami mungkin tidak dapat menjawab pertanyaan Anda dengan segera.

quiz life coach

Bagaimana pendapat Anda?