Ini Akibatnya Jika Kita Terlalu Jujur pada Pasangan

jujur pada pasangan

Hal apakah yang anda tidak tertarik membicarakannya dengan pasangan sekalipun? Mengapa demikian?

Jawab Coach Deny:

Karena prinsip kami dalam membina rumah tangga adalah kejujuran dan keterbukaan yang absolut, maka tidak ada hal apa pun yang saya tutup-tutupi dari istri saya. Demikian juga dia. Hal ini tidak dilakukan karena terpaksa atau cuma semata-mata komitmen saja, tapi kami melakukannya dengan senang hati.

Baca juga: Jujur, Aku Tidak Lagi Cinta pada Istriku

Justru kami merasakan ada yang kurang waktu ada sesuatu yang belum kami ceritakan satu dengan yang lain. Dan setiap kali kami mengalami sesuatu yang baru, termasuk pengetahuan dan pemahaman yang baru kami tidak sabar untuk bisa saling cerita.

Walau persahabatan kami begitu mendalam (kami sudah bersahabat sebelum kami menikah), masih ada 1 hal yang saya tidak tertarik untuk membicarakannya pada istri saya, yaitu ketika saya jatuh hati pada wanita lain selain istri saya!

Saya pendam perasaan itu dan berusaha menyangkalinya. Sampai suatu ketika saya belajar bahwa naksir seseorang yang lain pada waktu kita sudah menikah adalah wajar dan banyak dialami oleh banyak pasangan baik-baik lainnya. Selama kita tidak melakukan action untuk PDKT pada target, kita tidak melakukan perselingkuhan, dan perasaan itu lama-lama akan berlalu juga. (mungkin Anda tertarik untuk membaca posting saya tentang hal ini: Mitos 3: Pria Tidak Diciptakan Untuk Monogami)

Akhirnya saya ajak istri saya kencan berdua, dan di sana saya mengajak istri main game sederhana yang intinya menceritakan buka-bukaan tentang apa yang kita pernah alami dan lalui. Lalu saya mengaku bahwa saya pernah menyukai wanita lain.

Surprisingly…. Istri saya pun mengatakan hal yang sama!! Kami berdua tertawa legaaaaa. Ternyata dengan saling cerita justru membereskan perasaan kami dengan tuntas. Hubungan kami menjadi lebih kokoh setelah kencan itu.

 

Note: Kalau bapak/ibu tertarik untuk memainkan game serupa, game yang sama saya gunakan dalam kelas Marriage Academy kami.

Note2: Istri saya juga membaca tulisan ini dan ia setuju membagikan apa yang pernah kami alami untuk bisa membantu pasangan lain yang mengalami hal yang sama.

 

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Life & Marriage Coach, founder Pembelajar Hidup, penulis buku, narasumber berbagai media online, cetak dan TV.
Bagikan:
  • 6
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares

Bagaimana pendapat Anda?