5 Cara Membuat Resolusi Tahun Baru yang Mengubah Nasib Anda

cara membuat resolusi tahun baru

Apakah Anda sudah memiliki resolusi tahun baru? Jika ya, apakah resolusi itu merupakan resolusi yang biasa-biasa saja? Ataukah resolusi yang dapat mengubah hidup Anda?

Pagi ini saya mendengar candaan seorang penyiar radio yang berkelakar mengenai resolusi tahun baru yang dibuatnya. Ia mengatakan bahwa resolusi tahun-tahun sebelumnya tidak bisa dijalankan, maka tahun ini ia mempunyai resolusi yang sangat sederhana yaitu: Mengganti batu baterai jam dinding di rumahnya!

Baca juga: 

Daripada membuat resolusi yang kurang berdampak dalam hidup kita, ada baiknya kita menyimak 5 tips cara membuat resolusi tahun baru yang dapat mengubah nasib Anda berikut ini:

1. Evaluasi kegagalan di tahun ini, dan perbaiki

Kegagalan adalah sukses yang tertunda. Saya sangat meyakini hal ini. Namun kegagalan tidak akan berbuah kesuksesan yang manis dan hanya mengulang-ulang kesalahan apabila kita tidak pernah belajar dari kegagalan kita. Tahun baru adalah momen yang tepat untuk meluangkan waktu sejenak, berhenti dari segala kesibukan untuk mengevaluasi kegagalan-kegagalan apa saja yang telah terjadi di tahun ini, dan hal apa yang dipelajari dari kegagalan tersebut. Kemudian lupakan kegagalan itu dan buatlah resolusi untuk menghindari/mengatasi kegagalan-kegagalan di masa mendatang.

 

2. Tingkatkan kemampuan kita dan jadilah yang terbaik

Mungkin Anda merasa bahwa Anda sudah sangat hebat dalam bidang yang Anda tekuni sekarang. Kalau Anda seorang programmer, mungkin Anda telah menjadi senior programmer yang sering dimintai petunjuk oleh kolega-kolega Anda. Kalau Anda seorang sales, mungkin omset Anda sudah merupakan yang paling tinggi di kantor. Atau jika Anda seorang entrepreneur, mungkin pendapatan Anda sudah paling besar di antara semua keluarga besar Anda.

Sewaktu saya berusaha mengcoach salah seorang anak bimbingan saya yang kemampuannya di bawah rata-rata, saya terkejut ketika ia sama sekali tidak merasa demikian. Ia mengatakan bahwa dirinya selalu meraih ranking 1 di SMA. Dan waktu saya menanyakan di mana ia sekolah SMA, ia menyebutkan sebuah sekolah negri yang memang terbaik, tapi hanya dalam lingkup wilayah kecil (mungkin satu kecamatan saja) di suatu ibukota provinsi di Indonesia. Dan saya tahu bahwa tempat sekolahnya berada adalah salah satu wilayah yang minus di kota tersebut.

Ilustrasi SMA (foto: kemdikbud.go.id)

Yes, mungkin kita adalah yang terbaik di kandang kita sendiri. Tapi dunia ini begitu luas, dan mau tidak mau, suka tidak suka kita selalu diperhadapkan dengan persaingan. Maka kita berusaha menjadi yang terbaik bukan karena ego kita, atau ambisi menjadi nomor 1. Kita berusaha menjadi yang terbaik, untuk mempertahankan posisi kita di mata pengguna jasa kita (pelanggan, maupun atasan kita), untuk keamanan pekerjaan dan usaha kita, dan untuk keuntungan pelanggan (atau pengguna jasa) kita. Dan paling mulia di atas semuanya, kita menjadi yang terbaik agar dapat memuliakan Tuhan yang kita percayai.

Karena itu memikirkan usaha-usaha untuk memiliki kemampuan yang lebih baik lagi di tahun 2019 adalah resolusi yang layak dipikirkan dan dijalankan. Dan hal ini bisa mengubah nasib dan kehidupan Anda.

 

3. Buatlah resolusi yang mendukung tujuan/visi Anda

“Saya ingin punya rumah sendiri, landed, pada tahun 2021″ demikian mungkin bunyi visi Anda. Tetapi seiring berjalannya waktu terkadang kita teralih pada keinginan-keinginan jangka pendek yang mengacaukan fokus kita. Resolusi kita bisa berubah menjadi “Tahun ini saya ingin membeli sebuah mobil”. Padahal dengan membeli mobil, target terpenuhi visi Anda harus mundur beberapa tahun.

Tetaplah fokus dan selalu melihat pada visi jangka panjang Anda. Buatlah resolusi yang sesuai dengan visi tersebut. Bila untuk memiliki sebuah rumah Anda harus menjadi seorang entrepreneur, maka resolusi tahun baru yang berbunyi “tahun ini saya bertekad untuk berhenti kerja dan memulai usaha saya sendiri” layak untuk diusahakan.

 

4. Buatlah resolusi tahun baru yang merupakan terobosan

Tidak mengapa apabila resolusi tahun baru tidak tercapai. Setidaknya di akhir tahun depan kita sudah selangkah lebih maju terhadap tujuan kita. Tapi kalau kita hanya membuat resolusi tahun baru berupa sesuatu yang mudah dicapai, kita sebenarnya hanya melangkah di tempat.

Kita memang harus membuat resolusi yang sulit dikerjakan. Kita memang seharusnya membuat resolusi yang merupakan terobosan-terobosan dalam hidup kita. Kita harus membuat resolusi yang menentang zona nyaman kita. Karena saat kita berada dalam zona nyaman, pekerjaan dan tingkah laku kita menjadi automatic, dan ini menyebabkan tidak ada improvement dalam hidup kita.

Tantang zona nyaman Anda. Bila Anda sudah tidak mengambil kursus atau sekolah selama 10 tahun, cobalah untuk mengikutinya tahun depan. Bila Anda sudah berhasil menang di liga nasional, cobalah liga internasional. Teruslah bertumbuh dan berkembang.

worklife balance

5. Jangan lupakan work-life balance untuk resolusi Anda

Memiliki visi yang besar, fokus pada tujuan tetap memiliki resiko negatif, yaitu adanya dampak buruk bagi keluarga. Kita jadi kurang perhatian, dan ujung-ujungnya rumah tangga kita berantakan. Perselingkuhan, perceraian, anak-anak broken home, masalah kecanduan pada suami/istri/anak. Pada akhirnya kita menyesali bahwa kita sudah bekerja terlalu keras. (Baca juga: Mitos 4: Success First, Family Can Wait)

Bagi yang jomblo, terkadang sampai tidak memiliki waktu untuk menjalin relasi yang serius untuk mendapatkan pasangan hidup yang sepadan/cocok.

Kalau sudah begini, bukankah yang terjadi bukan sukses, tetapi stress dan krisis (walaupun mungkin bukan krisis keuangan).

Manusia tidak terdiri dari body (tubuh) saja. Manusia juga memiliki mind (pikiran) dan soul (jiwa). Kebutuhan manusia bukan hanya uang dan pencapaian saja. Masih ada kesehatan, hubungan sosial, keintiman dalam keluarga inti, dan yang lainnya. Keseimbangan adalah kunci pencapaian hidup yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Pada suatu waktu mungkin Anda tidak dapat memperhatikan semuanya sekaligus, tapi momen evaluasi di akhir tahun adalah saat yang tepat untuk menyeimbangkan pekerjaan dan hidup Anda (work-life balance) dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di tahun depan.

Untuk keperluan itu Anda dapat menggunakan bantuan coaching tools roda kehidupan untuk membuat kehidupan Anda menjadi lebih seimbang.

 

Demikian 5 tips bagi Anda yang sedang membuat resolusi tahun baru yang berdampak bagi hidup Anda. Sebagai penutup saya ingin memberikan 1 lagi BONUS TIPS mengenai resolusi tahun baru, yaitu:

    Resolusi tanpa rencana, adalah resolusi hanya wacana, tanpa hasil sebuah lencana”

Saya Deny Hen, salam pembelajar!

NB: bagi Anda yang siap untuk menciptakan terobosan resolusi tahun 2019, saya mengajak Anda untuk mengikuti Seminar Resolusi Tahun Baru 2019 atau langsung mengikuti Workshop full day: Reaching Your Maximum Potential.

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Founder Pembelajar Hidup, Life Coach - Marriage Coach di Jakarta. Pembicara seminar di berbagai kota di Indonesia, di antaranya menjadi narasumber talkshow di stasiun TV BeritaSatu dan Tabloid Nova.
Bagikan:
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
Marriage & parenting seminar

Bagaimana pendapat Anda?