Pertanyaan 1 Juta Dollar

self managed learning

John Carpenter, 31 tahun, seorang petugas pajak Amerika Serikat sedang duduk di kursi panas. Jutaan mata penonton dari studio maupun di rumah tegang sekali menantikan jawaban dari John atas pertanyaan presenter. John sedang berada dalam acara Who Wants to Be a Millionaire. Ia sudah menjawab dengan tepat 14 pertanyaan sebelumnya.

Pertanyaan ke-15 dan merupakan pertanyaan final yang menentukan apakah John akan pulang membawa 1 juta dollar ataukah tidak adalah:

Siapa di antara Presiden Amerika Serikat ini yang pernah muncul dalam serial TV ‘Laugh-In’?

A. Lyndon Johnson      B. Richard Nixon

C. Jimmy Carter            D. Gerald Ford

John mengatakan ingin menggunakan salah satu bantuan yaitu phone a friend. Selama 14 pertanyaan sebelumnya, ia belum pernah menggunakan bantuan satu kali pun. Tapi kali ini sepertinya ia ragu, dan ia menelepon ayahnya.

“Hi… Ayah,” kata John.

Tom, ayah John menjawab, “Hi.”

John melanjutkan, “Um, aku sebenarnya tidak membutuhkan bantuanmu, Ayah. Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku akan memenangkan 1 juta dollar”

Para penonton tertawa dan bertepuk tangan.

John lalu berbicara pada presenter, “Karena Presiden AS yang pernah tampil di acara ‘Laugh-In’ adalah Richard Nixon! Ini adalah jawaban final saya.”

Jawaban yang sangat jitu. Hari itu, 18 November 1999 John berhasil menjawab pertanyaan 1 juta dollar tersebut dan menjadi pemenang pertama kuis Who Wants to Be a Millionaire.

Baca juga: 6 Mindset yang Membuat Anda Tangguh Menghadapi Hidup

Kuis Who Wants to Be a Millionaire adalah mega kuis dengan hadiah yang sangat besar. Satu milyar Rupiah dalam versi Indonesianya. Acara TV ini pernah jaya di RCTI pada tahun 2001-2006. 15 pertanyaan untuk dijawab tanpa salah sekalipun untuk bisa mendapatkan 1 M. Semakin besar nilainya, pertanyaannya juga semakin susah.

Namun ada satu hal yang menarik tentang kuis ini, pertanyaan sulit yang diajukan bukanlah pertanyaan-pertanyaan yang penting. Pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan trivia, menyangkut detil yang tidak penting. Seperti pertanyaan tentang presiden yang masuk salah satu acara TV tadi. Pertanyaan 1 juta dollar ternyata bukan pertanyaan yang perlu diketahui oleh orang banyak.

Sebagai orang tua kita pun sering mendapatkan pertanyaan-pertanyaan dari anak-anak kita. Anak-anak memang punya rasa ingin tahu yang tinggi. Sayangnya entah karena kesibukan atau memang karena orang tua tidak dapat menjelaskan, seringkali orang tua enggan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ironisnya pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan justru pertanyaan-pertanyaan yang penting yang perlu diketahui mereka. Anak-anak jarang sekali menanyakan pertanyaan-pertanyaan trivia macam kuis Who Wants to Be a Millionaire tadi.

Seorang anak yang dibungkam rasa ingin tahunya karena kita merasa kewalahan, akibatnya bertumbuh dengan kemampuan belajar mandiri (self-managed learning) yang kurang baik. Ia jadi kurang tertarik untuk eksplorasi dan menemukan sendiri karena takut kepada orang tuanya. Orang tua dalam hal ini justru menjadi salah satu penyebab anak menjadi kurang tangguh.

Al Siebert menggunakan istilah self-managed learning sebagai ciri dari seorang yang tangguh. Ia menjelaskan bagaimana manusia lebih bisa bertahan hidup daripada hewan. Begitu lahir atau menetas, seekor hewan pada umumnya akan mampu berdiri dan mulai mencari makanannya sendiri. Hal ini karena pada hewan, kemampuan mereka sudah tertanam (hardwired) dalam otak mereka sejak mereka lahir.

Binatang sederhana seperti serangga memiliki program hardwired yang jauh lebih banyak daripada binatang kompleks seperti mamalia. Namun kemampuan spesies untuk tangguh berlawanan dengan seberapa banyak kemampuan yang sudah tertanam sejak lahir tersebut. Semakin banyak program hardwired berarti semakin sedikit kemampuan mereka untuk belajar.

Manusia sebaliknya justru memiliki sangat sedikit program tertanam namun dianugerahkan kemampuan untuk terus belajar dan berkembang. Dan inilah yang membuat manusia lebih unggul dan lebih tangguh daripada semua jenis binatang di dunia ini, sekalipun bayi manusia paling tidak berdaya dalam waktu yang paling lama dibandingkan dengan bayi hewan.

Ada 5 unsur yang membentuk self-managed learning:

  • Rasa ingin tahu
  • Bertanya
  • Bermain
  • Bereksperimen
  • Tertawa

Tulisan selengkapnya dapat dibaca pada buku “Tangguh” yang akan segera diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Nantikan informasi terkini dari Pembelajar Hidup dengan subscribe Instagram kami @pembelajarhidup.

Bagikan:
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Bagaimana pendapat Anda?