Adakah Jalan Tol Menuju Sukses?

jalan tol menuju sukses

Siapa yang tidak mau dengan jalan tol menuju sukses? Kalau jalan itu ada, jangan bilang-bilang ya sama orang lain, supaya jalan tol itu tidak jadi macet 😀. Maka saya pun jadi teringat dengan kisah ketika saya baru lulus 20 tahun yang lalu.

Baca juga: Bagaimana Membuat Terobosan dalam Karir dan Hidup Anda?

Beberapa tahun setelah saya mulai bekerja, saya punya seorang teman, namanya Fredy yang sangat ingin jadi orang kaya. Sebenarnya kami tidak secara resmi menjadi teman, karena saya mengenal Fredy dari teman dekat saya Budi yang kebetulan ngekos di rumahnya. Budi adalah staf departemen akunting di tempat saya bekerja waktu itu. Saya cukup sering pergi bareng Budi waktu itu, dan karenanya jadi kenal juga sama teman satu kostnya ini, si Fredy.

Suatu hari, saya dan Budi sesama jomblo akan pergi bersama nonton film di bioskop, dan saya menjemputnya di tempat kostnya. Waktu saya tiba, Budi sedang sibuk mengerjakan pekerjaan kantor yang ia bawa pulang ke rumah. Ia sibuk mengetikkan angka-angka di excel di laptopnya. Di kasurnya, duduk Fredy, sedang bermalas-malasan nonton TV.

“Hi Fred, nonton apa nih?” sapaku.

“Biasalah film Action di R**I” jawabnya, menyebutkan salah satu stasiun TV terbesar saat itu.

“Bud, uda beres lom? Jangan telat loh, gw pengen liat iklan-iklan thriller dulu sebelum mulai” kataku pada Budi.

“Bentar… 5 menit lagi… Nggak akan telat lah… santai men…” Jawab Budi sambil terus mengetikkan angka demi angka di laptopnya.

Fredi bangun, lalu mengintip sejenak layar laptop Budi. Kemudian melanjutkan nonton TV dan berkata, “Gile itu angka-angka semua….. Kalau gw mah dibayar 3 juta juga kagak bakalan mau ngerjain gituan!” ocehnya.

Waktu itu awal tahun 2000-an, gaji saya baru 2 juta rupiah dan UMR kota Bandung masih kira-kira di angka 1 juta rupiah.

Mungkin sobat pembelajar ada yang bertanya-tanya apakah pekerjaan Fredi?

Fredi adalah anak sulung dari keluarga biasa di Kota Purwakarta. Ayahnya pemilik bengkel motor kecil. Ia tidak kuliah, dan umur 20 tahun ia terpaksa menikahi kekasihnya yang sudah berbadan dua waktu itu. Setelah menikah, istrinya kerja banting tulang berjualan beraneka macem barang, dari peralatan bayi, makanan, dan yang lainnya, untuk membiayai kehidupan suami istri dan anaknya. Fredi sendiri tidak bekerja. Ia hanya mengandalkan penghasilan dari istrinya yang pas-pasan. Rumah kos-kosan tempat mereka tinggal adalah milik mertua Fredi. Karena Budi teman saya ini orang yang supel, maka Fredi pun sering ngetem di kamar kost Budi, daripada berantem dengan istrinya yang tinggal di lantai 2 rumah tersebut.

    …. Kalau gw mah dibayar 3 juta juga kagak bakalan mau ngerjain gituan” Fredi, teman Budi, teman Deny Hen.

Adalah Jalan Tol untuk Sukses?

Sobat Pembelajar, seringkali kita ingin sukses, tetapi kita ingin sukses dengan cara yang kita inginkan saja. Kita sering menutup mata dengan kesempatan-kesempatan sukses yang Tuhan bukakan dari celah-celah kesempitan. Kita tidak mau keluar dari kenyamanan kita, dan mengatur Tuhan agar mengikuti cara yang kita mau.

Terkadang kita minta-minta sampai begging-begging Tuhan agar kita sukses, tetapi kita tidak mau merubah diri kita menjadi lebih rajin, lebih pandai, lebih skillful, lebih bersahabat dengan banyak orang.

Tetapi kesuksesan tidak bekerja dengan cara seperti itu. Kitalah yang harus menyesuaikan diri, bukan sukses yang harus menyesuaikan diri. Kita yang butuh sukses, tapi sukses tidak butuh kita.

Sukses itu tidak seperti bikin telur goreng. Cukup suhu yang panas dan telur, bagaimana pun caranya kita masak, pasti jadi. Mau diorek, mau diceplok, mau pake merica ataupun tidak, mau pakai panci, mau pakai wajan, mau pakai batu pun telor goreng pasti jadi.

sukses seperti beef steak

Sukses itu seperti masak beef steak. Butuh api yang pas, suhu yang tepat, waktu pemanasan yang tepat dan daging sapi yang sempurna baru bisa menghadirkan sepotong steak yang enak. Semua hal yang terlibat harus berada pada porsi dan kondisi yang tepat, kalau perlu suhunya diukur pakai termometer. Satu hal saja meleset, beef steaknya bisa sulit dimakan.

Jelas, TIDAK ADA jalan tol menuju sukses. Butuh kerja keras, kepandaian, keringat dan air mata, keberanian untuk keluar dari zona nyaman, segala bantuan dari teman/kerabat kita miliki, termasuk terkadang semua uang kita.

Sukses dalam berbisnis membutuhkan marketing yang jitu, SDM yang cocok, rencana yang mumpuni, motivasi yang kuat, networking yang klop, finansial yang terencana rapih, teknologi yang memadai dan kondisi lingkungan yang mendukung. Kurangnya salah satu saja bisa membuat bisnis kita goyang. Demikian juga sukses dalam berumahtangga.

Pertanyaan Powerful Motivasi Sukses untuk Fredi

Apabila waktu itu saya sudah menguasai ilmu coaching, maka saya akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan powerful ini untuk memotivasi dirinya: (tentu saja Anda juga bisa menggunakannya untuk memotivasi diri Anda sendiri)

  1. Hal apa yang menahan Anda mendapatkan penghasilan 3 juta itu, seandainya Anda bisa akunting?
  2. Apa yang paling buruk dapat terjadi kalau Anda mengerjakan angka-angka tersebut?
  3. Sebaliknya apa hal yang paling buruk yang dapat terjadi kalau Anda tidak mendapatkan pekerjaan?
  4. Seberapa penting bagi Anda untuk dapat mengalami perbaikan dalam hidup Anda?

 

    Success is not a destination, it’s a journey – Zig Ziglar (Sukses bukanlah sebuah tujuan, melainkan suatu perjalanan)

 

Saya Deny Hen, salam pembelajar

 

Hubungi kami untuk training entrepreneurship in digital era.

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Founder Pembelajar Hidup, Life Coach - Marriage Coach di Jakarta. Pembicara seminar di berbagai kota di Indonesia, di antaranya menjadi narasumber talkshow di stasiun TV BeritaSatu dan Tabloid Nova.
Bagikan:
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Bagaimana pendapat Anda?