5 Tips Untuk Membuat Mental Kita Menjadi Lebih Kuat

melatih mental yang kuat

“Life is not fair, but it is good!” (Hidup itu tidak adil, tetapi itu bagus!)

Membuat mental kita lebih kuat dimulai dengan kata-kata bijak di atas. Tidak ada orang hebat yang menjadi hebat sejak lahir. Mereka semua sudah mengalami kejadian-kejadian hebat yang bisa menghancurkan mereka, tetapi mereka menghadapinya dan itu membuat mereka menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Baca juga: Bagaimana Cara Membangun Mental yang Kuat?

Secara singkat, 5 tips di bawah dapat membuat mental kita menjadi lebih kuat:

  1. Kembangkan self-motivation Anda. Kekuatan mental Anda akan sangat tergantung dari energi mental Anda. Dan energi itu adalah motivasi. Sedangkan motivasi terkuat bisa kita miliki apabila kita memiliki purpose atau tujuan.
  2. Sehat jasmani dan rohani. Energi mental Anda tidak akan kuat tanpa adanya kesehatan jasmani dan rohani. Lakukan kebiasaan-kebiasaan kesehatan jasmani seperti olah raga rutin, istirahat yang cukup, makanan yang bergizi. Lakukan juga kebiasaan-kebiasaan rohani yang baik seperti doa, memuji Tuhan, membaca kitab suci, beribadah, dll. Ibadah yang sehat selalu memberikan kekuatan saat kita merasa di lembah yang terkelam.
  3. Mengembangkan mindset tanggguh. Memiliki mindset bahwa kesulitan yang kita alami itu bagus seperti kata bijak di atas akan memperbesar kapasitas energi mental Anda. Mindset-mindset lain yang perlu dimiliki antara lain seperti yang tertulis di posting ini: 6 Mindset yang Membuat Anda Tangguh Menghadapi Hidup
  4. Melatih diri dalam kondisi tidak nyaman. Jika Anda ingin jago berenang, berenanglah seminggu sekali. Jika Anda ingin jadi atlit berenang, berenanglah 2 jam setiap hari. Tetapi jika Anda ingin menjadi atlit olimpiade, Anda harus berenang 6 jam sehari. Tidak ada winners yang tidak melatih dirinya. Demikian juga ketangguhan. Jika Anda ingin menjadi tangguh, Anda harus melatih diri dengan sering berada di luar kenyamanan Anda. Cukur habis rambut Anda dan temuilah teman-teman Anda. Carilah peluang untuk tinggal di kota yang berbeda dengan orang tua Anda. Pilihlah suatu kegiatan yang tidak Anda sukai, lalu lakukan kegiatan itu secara rutin setidaknya setahun, misalnya mengerjakan pekerjaan rumah tangga, main musik atau olah raga.
  5. Selalu belajar dari lingkungan dan dari orang lain. Seorang yang tangguh selalu belajar dari lingkungannya. Ia melihat apa yang sedang terjadi dan menggunakan kesempatan itu untuk mempersiapkan diri, beradaptasi serta menemukan penemuan-penemuan yang berguna untuk hidupnya. Seorang tangguh juga belajar dari orang lain. Persis seperti kata bijak ini: “Orang pandai belajar dari kesalahannya, tetapi orang bijak belajar dari kesalahan orang lain”. Ingat juga pepatah kuno Konghucu yang mengatakan, “tiga orang berjalan bersama, salah satunya bisa menjadi guruku”.

 

Membuat mental kita tangguh, tidak serta merta menjadikan kita tangguh dalam kehidupan kita. Setangguh apa pun kita, kita selalu punya batasan. Kuncinya terletak pada dukungan dari orang lain. Kita selalu memerlukan keluarga terdekat kita, sahabat kita, atau rekan kerja kita. Berjalan menempuh hidup sendiri selalu tidak mampu mengalahkan kekuatan orang yang berjalan bersama. Karena itu kembangkan selalu sikap ramah dan empati pada orang lain. Karena empathy is a survival skill too!

Saya Deny Hen, salam pembelajar!

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Life & Marriage Coach, founder Pembelajar Hidup, penulis buku, narasumber berbagai media online, cetak dan TV.
Bagikan:
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Bagaimana pendapat Anda?