Perlukah Kita Mempedulikan Keperawanan dan Kisah Masa Lalu Pasangan kita?

tutup mata terhadap masa lalu pasangan

Pertanyaan: Untuk pria: sejujurnya dari hatimu yang paling dalam, apakah kamu peduli dengan keperawanan dan kisah masa lalu pasanganmu?

Baca juga: Bagaimana Menjaga Kesucian Waktu Pacaran?

Jawab Coach Deny Hen:

Tentu, dan sudah semestinya peduli. Bukan karena alasan ego seperti: “aku hrs menjadi (pasangan seksual) yg pertama baginya”, atau karena ingin merasakan kenikmatan berhubungan intim dengan perawan.

Tapi karena:

  1. Peduli untuk memahami. Kita perlu memahami pasangan kita seutuhnya. Itu berarti bukan hanya mengetahui keberhasilan dan pencapaiannya saja, tapi juga kegagalan dan kejatuhannya. Pasangan kita sama seperti kita perlu merasa diterima seutuhnya, apapun yang sudah terjadi dlm hidupnya.
  2. Kejujuran dan keterbukaan. Kita perlu jujur dan terbuka seluruhnya kepada pasangan karena dialah yang akan menjadi belahan jiwa kita seumur hidup kita. Kejujuran dan keterbukaan adalah salah satu kunci pernikahan yang sehat dan selingkuh-proof.
  3. Kita perlu mengetahui masa lalu pasangan kita, supaya mencegah kejadian-kejadian yang bikin shock seperti kalau tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu rumah dan mengaku kalau ia memiliki anak dari pasangan kita
  4. Kalau dulunya ia aktif secara seksual maka perlu ada pemeriksaan medis PMS (penyakit menular seksual) sebelum menikah untuk memastikan kita tidak kena dampak kenakalannya pada masa lalu.

 

Untuk masalah darah pada malam pertama, lupakan saja karena ada/tidaknya darah di malam pertama sama sekali tidak bisa membuktikan seseorang virgin atau tidak.

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Life & Marriage Coach, founder Pembelajar Hidup, penulis buku, narasumber berbagai media online, cetak dan TV.
Bagikan:
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Anda pun dapat bertanya kepada kami seputar masalah cinta/relasi/pasutri dan parenting! Isilah form berikut ini:

  1. Kami tidak akan pernah memberikan data pribadi Anda kepada pihak ketiga lain.
  2. Keputusan untuk menjawab atau tidak menjawab pertanyaan Anda sepenuhnya berada pada Pembelajar Hidup. Kami mengambil keputusan berdasarkan relevansi, kesesuaian pada misi kami serta pada kompetensi kami.
  3. Mengingat kesibukan kami, kami mungkin tidak dapat menjawab pertanyaan Anda dengan segera.

Seminar 10 Checklist Persiapan Diri untuk Menikah

Bagaimana pendapat Anda?