Bagaimana Caranya Bersikap Romantis Tanpa Uang?

bulan madu romantis di maldives

Nikah boleh sudah puluhan tahun, tapi sikap romantis masih dibutuhkan. Biasanya bicara romantis selalu identik dengan bunga (ratusan bunga!), atau tempat makan mewah yang romantis (yang harga menunya sangat menguras kantong), bahkan berlibur di kepulauan eksotis seperti di Bali atau Maldives. Mau bersikap romantis yang mengesankan pasangan jadinya kok hanya milik orang-orang berduit ya?

Jangan kuatir karena romantis ternyata tidak selalu harus pakai uang. Inti sikap romantis adalah melakukan sesuatu yang menunjukkan kasih sayang kita pada pasangan, apalagi jika membutuhkan pengorbanan kita, so pasti bikin melting. Dan benar bahwa kita perlu menunjukkannya sesuai bahasa kasih pasangan (baca di sini: Marriage Insight #3: Tabungan Cinta). Tetapi kalau saya, lebih suka memberikan kelima-limanya supaya pasangan saya merasa kaya akan kasih sayang.

OK, ini hal romantis tanpa uang yang saya pernah lakukan untuk istri, atau kami lakukan bersama:

  • Nonton TV bersama sambil memegang tangannya atau merangkul pundaknya. Termasuk menemaninya nonton drakor kesukaannya. Ia pun menemani saya nonton serial silat kesukaan saya.
  • Membukakan pintu mobil, rumah, mall untuknya
  • Menemaninya belanja dan membawakan belanjaannya. Kadang ia hanya perlu berjalan sebentar ke minimarket dekat rumah, dan saya menemaninya. Kesempatan untuk ngobrol dan pegangan tangan tanpa anak
  • Mengambil kacamatanya saat ia ketiduran, lalu menaruhnya di meja dan menyelimutinya
  • Kami juga saling punya sebutan sayang yang unik satu sama lain.
  • Saya beberapa kali membuatkan puisi untuknya, seperti puisi di bawah ini yang tercantum pada kartu undangan pernikahan kami

journey of love

 

Tentunya masih banyak lagi ide-ide untuk tetap romantis meski tanpa uang. Memijatnya, membuatkan breakfast, masak bersama, dan masih banyak lagi.

Sudahkah Anda bersikap romantis pada istri Anda hari ini?

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Life & Marriage Coach, founder Pembelajar Hidup, penulis buku, narasumber berbagai media online, cetak dan TV.
Bagikan:
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Bagaimana pendapat Anda?