7 Cara Membangun Keintiman dan Peta Cinta

sarana keintiman pacaran

Peta cinta adalah istilah yang ditelurkan oleh Dr. John Gottman. Beliau setelah melakukan penelitian lebih dari 20 ribu pasangan di US melalui Love Lab di Washingtong DC, menemukan bahwa pasangan-pasangan yang bertahan dalam pernikahan adalah pasangan-pasangan yang memiliki peta cinta yang mendetail di otak pasangannya.

Baca juga: Mengapa Saya Memilih Mencintai Sahabat Saya

Peta cinta pada prinsipnya adalah pengenalan akan pasangan kita. Peta cinta yang mendetail berarti kita mengenal secara mendalam pasangan kita. Itu berarti kita mengetahui apa harapan-harapannya, apa nilai-nilai yang dipegangnya, apa prinsip-prinsip hidupnya, cara berpikirnya, kebiasaannya, perasaannya, juga termasuk up-to-date dengan apa yang dialaminya sehari-hari.

Peta cinta ini merupakan bagian keintiman dan persahabatan dari cinta. Ini tidak dapat terbentuk secara instan. Anda membutuhkan waktu bersama-sama, quality time, untuk mendapatkan peta cinta yang mendetail akan pasangan kita. Kita juga harus mempertahankan quality time itu untuk tetap update dengan peta cinta pasangan kita.

7 Sarana Membangun Peta Cinta (RISE 3K)

Ada setidaknya 7 dari 8 sarana yang dapat kita gunakan untuk membangun peta cinta dengan kekasih kita. Coba Anda cek apakah Anda sudah menggunakan keseluruhan dari 7 sarana itu untuk membangun relasi dengan pasangan Anda?

  1. Rekreasi: Kegiatan-kegiatan yang bersifat refreshing atau entertain misalnya hang out, shoping, nonton bioskop, karaoke, ke tempat wisata.
  2. Intelektual: Bercakap-cakap, bertukar pikiran dan berbagi ide mengenai berbagai hal dari hal-hal yag serius seperti politik, agama, prinsip hidup, teknologi, sains, atau kesehatan, tetapi bisa juga mengenai hal-hal yang sehari-hari seperti pekerjaan, bisnis, relasi, kendaraan dan sebagainya.
  3. Spiritual: Beribadah atau melakukan berbagai kegiatan keagamaan bersama. Contoh paling mudah tapi memiliki pengaruh yang besar dari sarana spiritual adalah berdoa bersama.
  4. Estetika: Menikmati suatu hasil karya seni bersama, atau bisa juga karya ciptaan Tuhan yang indah.
  5. Kreatifitas: Membuat sesuatu yang kreatif bersama, misalnya karya seni, sastra, masak bersama, atau DIY (Do It Yourself – membuat suatu benda yang berguna mengunakan berbagai bahan yang tersedia sehari-hari) berdua.
  6. Kesehatan: Diet bareng, atau olah raga bareng bukan suatu ide yang buruk untuk berkencan bukan?
  7. Krisis: Ikatan antara Anda dan kekasih Anda akan semakin kuat apabila keduanya dapat menghadapi krisis bersama-sama.

sarana keintiman pasutri

Khusus bagi pasangan yang sudah menikah bisa menggunakan sarana kedelapan, sebagai sarana terakhir yang sangat besar pengaruhnya untuk keintiman yaitu: Seks. Namun tentunya bukan sembarang hubungan seks yang bisa membawa manfaat tersebut. Seks yang membawa keintiman adalah seks yang sehat di mana keduanya bisa mengekspresikan kenikmatan tanpa ada halangan fisik (misalnya rasa sakit) maupun psikologis (misalnya takut ketahuan, takut hamil, atau hubungan yang dingin).

Maka jangan gunakan hanya rekreasi saja sebagai cara untuk mendapatkan keintiman dengan pasangan. Gunakan seluruh ketujuh sarana tersebut, Peta Cinta Anda akan semakin terbentuk di dalam benak pasangan Anda (dan sebaliknya) dan keharmonisan rumah tangga Anda sekarang (atau di masa mendatang bagi yang masih pacaran) akan semakin dekat untuk Anda raih.

 

Saya Deny Hen, Salam Pembelajar.

 

The following two tabs change content below.
mm

Deny Hen

Founder Pembelajar Hidup, Life Coach - Marriage Coach di Jakarta. Pembicara seminar di berbagai kota di Indonesia, di antaranya menjadi narasumber talkshow di stasiun TV BeritaSatu dan Tabloid Nova.
Bagikan:
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Anda pun dapat bertanya kepada kami seputar masalah cinta/relasi/pasutri dan parenting! Isilah form berikut ini:

  1. Kami tidak akan pernah memberikan data pribadi Anda kepada pihak ketiga lain.
  2. Keputusan untuk menjawab atau tidak menjawab pertanyaan Anda sepenuhnya berada pada Pembelajar Hidup. Kami mengambil keputusan berdasarkan relevansi, kesesuaian pada misi kami serta pada kompetensi kami.
  3. Mengingat kesibukan kami, kami mungkin tidak dapat menjawab pertanyaan Anda dengan segera.

Bagaimana pendapat Anda?